Logo Ganci
Gantungan Kunci Muslimah

Ganci Akrilik Custom

Gunakan Gantungan Kunci Akrilik Untuk Branding Produk Anda

Gantungan Kunci Kulit Yogyakarta

Gantungan Kunci Kulit Untuk Merchandise

Gantungan Kunci Kulit memang Selalu Terlihat Elegan Untuk Dijadikan Merchandise

Gantungan Kunci Kayu

Gantungan Kunci Kayu

Gantungan Kunci yang tergolong Paling Awet dan Tahan Lama. Bisa untuk Oleh Oleh Khas daripada Produk Anda

Mengapa Harus memilih Produk Di Ganci.com…?
 
Bentuk Yang Fleksibel
 

Dengan Bentuk Yang Fleksibel sehingga memudahkan untuk membuat promosi anda semakin unik dan menarik

Tahan Lama

Menjadi media promosi yang cukup awet karena bisa bertahan dalam waktu lama meskipun hanya membutuhkan biaya yang relatif lebih murah

Berguna Dan Menarik

Selain Berguna tampilan Promosi Juga Bisa di buat semenarik mungkin, sehingga promosi anda bisa di pastikan akan di lihat

Garansi Retur

Jika produk yang anda terima tidak sesuai pesanan, rusak atau sebagainya, jangan khawatir kami ganti kembali sesuai jumlah kerusakan.

Gallery

    Bikinganci.com

    Tempat Bikin Gantungan Kunci Online, Terlengkap dan Termurah

    Kunci Memasarkan Produk lewat Instagram

    Kunci Memasarkan Produk lewat Instagram

    Kunci Memasarkan Produk lewat Instagram

    Instagram kini telah menjadi platform bisnis yang sangat digemari. Lebih dari delapan puluh persen penggunanya mengikuti akun bisnis di platform sosial milik Facebook tersebut. Artinya, terdapat lebih dari 560 juta pengguna di Instagram yang bisa dijadikan konsumen potensial untuk sebuah bisnis.

    Ada beberapa strategi yang bisa kamu terapkan untuk memaksimalkan potensi bisnis Instagram. Pakar marketing Neil Patell berbagi tujuh konsep praktis supaya bisnismu bisa manjangkau lebih banyak orang, dan pada akhirnya, menghasilkan lebih banyak revenue. Simak di bawah.

    Tips Ganci 1
    Tips Ganci 1

    Fokus menciptakan konten berkualitas

    Hal pertama yang terpenting dan harus kamu lakukan adalah fokus menciptakan konten berkualitas tinggi. Orang tidak akan tertarik mengikuti akunmu bila isinya tidak menarik.

    Kamu bisa mendapatkan referensi konten dari akun-akun lain. Biasakan untuk mengambil screenshot setiap konten yang menarik perhatianmu untuk dijadikan referensi.

    Ada beberapa jenis konten yang bisa menarik perhatian pengguna. Tapi bila kita berbicara soal produk, maka dua jenis konten yang efektif adalah foto produk dan behind-the-scene.

    Dengan menunjukkan proses pembuatan produk, kamu bisa meyakinkan pengguna bahwa kamu berusaha menyajikan produk terbaik. Pengguna juga akan merasa lebih dekat dengan perusahaanmu karena mereka melihat unsur manusia di dalamnya, bukan korporat belaka.

    Gunakan kamera dan pencahayaan yang baik agar produkmu tampak jelas. Seiring dengan pengalaman, kamu akan menemukan gaya foto yang paling digemari oleh pasar. Tapi bila kamu baru memulai, kamu bisa meniru gaya foto dari akun bisnis lain.

    Berinteraksi dengan audiens

    Dalam platform media sosial apa pun, interaksi dengan audiens adalah sangat penting. Luangkan waktumu untuk membaca komentar-komentar yang ada dan membalas bila perlu. Manfaatkan caption untuk mengajak para pengguna meninggalkan komentar.

    Terkadang pengguna memanfaatkan kolom komentar untuk bertanya atau melayangkan komplain. Jadi kolom komentar memiliki fungsi serupa dengan customer service.

    Bila kamu bisa membalas komentar dengan cepat, pengguna akan merasa bahwa kamu benar-benar menghargai mereka. Ucapan simpel seperti “terima kasih” pun bisa berdampak besar.

    Jaga brand tetap konsisten

    Brand lebih dari sekadar kualitas konten. Brand berhubungan dengan semua aspek yang kamu gunakan, mulai dari gaya gambar, gaya penulisan caption, seberapa sering kamu menerbitkan konten, dan masih banyak lagi. Bila kamu berhasil menyajikan konten dengan cara unik dan konsisten, kesadaran masyarakat akan brand milikmu akan tumbuh jauh lebih cepat.

    Brand yang unik dan konsisten juga akan memunculkan kesan tertentu di masyarakat, sehingga bisa menarik orang-orang yang merasa satu selera dengan brand milikmu. Ini akan menarik lebih banyak audiens secara natural.

    Manfaatkan influencer

    Influencer marketing adalah tren yang sangat populer, dan Instagram membuatnya sangat mudah dilakukan. Secara sederhana, influencer marketing artinya kamu membayar pemilik akun Instagram lain untuk mempromosikan brand milikmu. Bila dilakukan dengan baik, ini bisa menghasilkan ROI tinggi yang sulit diraih metode pemasaran lain.

    Berikut adala beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam influencer marketing:

    Pastikan influencer memiliki audiens relevan dengan produkmu. Kamu bisa menggunakan jasa agen untuk mencari influencer yang tepat, tapi terkadang ada influencer yang lebih suka bekerja sama secara langsung dengan perusahaan.
    Jangan terpaku pada satu pangsa pasar saja. Misalkan kamu menjual produk sepatu lari. Jangan hanya beriklan di komunitas pelari, tapi juga di audiens lain yang berhubungan. Misalnya di komunitas kesehatan, diet, fitness, dan lain-lain.
    Kamu bisa mencari influencer potensial lewat fitur search di Instagram.
    Perhatikan jumlah follower dan tingkat interaksi si influencer. Idealnya, kamu butuh influencer dengan jumlah follower di atas 500.000 dan komentar atau like yang tinggi di setiap post.
    Influencer mungkin memiliki aturan tersendiri. Mungkin mereka tidak mau mempromosikan produk tertentu, atau punya patokan harga. Pastikan kamu melakukan negosiasi dengan baik.

    Pasang iklan (Instagram Ads)

    Menciptakan iklan yang efektif dan menarik bukan hal mudah. Mungkin kamu butuh percobaan lebih dari sekali sebelum menemukan cara yang tepat, karena itu ada baiknya kamu mempelajari iklan milik perusahaan lain. Kamu tidak boleh menyontek ide mereka, tapi kamu bisa menelaah iklan tersebut untuk mencari tahu apa penyebab iklan itu menarik.

    Kamu juga bisa memanfaatkan metode split testing. Buat empat atau lima versi iklan untuk satu hal yang sama, namun dengan variasi gambar, teks, atau audiens target yang berbeda-beda. Variasi gambar adalah yang terpenting sebab gambar punya dampak terbesar dalam mendorong seseorang untuk mengeklik iklan.

    Perhatikan bahwa ketika kamu hendak memasang iklan, Instagram akan menyajikan pilihan objective (tujuan) yang bisa kamu pilih. Misalnya brand awareness, traffic, conversions, dan sebagainya. Kamu bisa lihat objective lengkapnya pada daftar berikut.

    Konten iklan harus sesuai dengan objective yang kamu inginkan. Sebagai contoh, bila tujuanmu adalah conversions (penjualan, unduhan, dsb), maka sebaiknya kamu menunjukkan produk, lengkap dengan harga dan tombol call-to-action. Tapi bila mengincar brand awareness, kamu tidak usah menunjukkan produk, tapi lebih baik fokus pada behind-the-scene atau konten yang melambangkan visi perusahaanmu.

    Strategi Instagram Ads cukup rumit dan bisa makan satu artikel sendiri. Yang terpenting, kamu harus selalu memperhatikan tiga hal ini: konten kreatif iklan, objective, dan audiens target.

    Adakan kompetisi

    Kompetisi adalah salah satu cara beriklan yang sangat baik di Instagram. Kompetisi dapat meningkatkan minat dan interaksi pengguna, juga memberimu kesempatan memberikan imbalan pada para follower. Ada banyak jenis kontes yang bisa kamu lakukan, tapi yang paling umum adalah giveaway produk.

    Kamu bisa mengunggah gambar, lalu meminta para pengguna untuk memberi caption menarik di gambar itu, atau mengajak pengguna mengunggah foto mereka saat sedang menggunakan produkmu. Karya terbaik kemudian akan mendapat hadiah.

    Alasan mengapa metode hard-selling tak selalu cocok di Instagram

    Bila berjalan dengan baik, kontes-kontes semacam ini dapat menyebar dengan cepat, sehingga memberi hasil yang jauh lebih berharga daripada nilai hadiahnya. Apalagi dibandingkan dengan biaya pasang iklan.

    Manfaatkan fitur post otomatis
    Salah satu kunci keberhasilan di Instagram adalah menyajikan konten dengan rajin dan konsisten. Tapi menjaga konsistensi konten ini cukup sulit, sebab kamu juga butuh waktu untuk mengurus aspek lain bisnismu.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa memanfaatkan aplikasi manajemen media sosial seperti Buffer atau Sprout Social. Kamu cukup menyiapkan konten di depan, kemudian gunakan aplikasi-aplikasi ini untuk menjadwalkan penerbitannya. Beberapa aplikasi juga menawarkan fitur analitik sehingga kamu bisa memantau performa kontenmu.

    Bila kamu baru pertama kali mencoba menggunakan Instagram untuk bisnis, mungkin kamu akan merasa kesulitan. Apa yang ada dalam artikel ini bisa membantumu, tapi kamu jangan khawatir bila masih ada hal-hal yang membuatmu bertanya-tanya. Semakin banyak kamu bereksperimen, kamu akan semakin tahu cara yang paling efektif. Jadi jangan ragu, mulailah dari sekarang.

    Sumber: Neil Patell

    (Diedit oleh Iqbal Kurniawan)